Senin, 19 Juli 2010

ditemukan mayat wanita, berusia 500tahun di Koresa selatan

Para peneliti di the Seogyeong Cultural Properties Research Institute di Seoul yakin wanita itu adalah istri pemerintah resmi tingkat tinggi selama Dinasti Joseon dan meninggal selama abad ke-16. Analisis awal dari peti kayu di mana dia dimakamkan telah menunjukkan karakter yang menunjukkan dia adalah seorang wanita penting.




Peti mati itu ditemukan di kompleks industri di Osan, Gyeonggi Propinsi di Korea Selatan. Ini berasal dari Dinasti Joseon, yang memerintah antara 1392 sampai 1910. Pakaian yang dikenakan mumi akan membantu peneliti dalam studi tentang bagaimana perempuan hidup pada zaman tersebut.

Para peneliti di the Seogyeong Cultural Properties Research Institute di Seoul yakin wanita itu adalah istri pemerintah resmi tingkat tinggi selama Dinasti Joseon dan meninggal selama abad ke-16. Analisis awal dari peti kayu di mana dia dimakamkan telah menunjukkan karakter yang menunjukkan dia adalah seorang wanita penting.



meskipun mumi biasanya terkait dengan Mesir kuno, mumifikasi adalah umum di Korea. Tidak seperti proses mumi Mesir, di Korea mayat tidak sengaja dijadikan mumi. Itu adalah fenomena yang terjadi secara alami dari cara mereka dikuburkan. Selama dinasti ini, masyarakat kelas atas dikuburkan dengan cara mencegah peluruhan tubuh.

 mereka menempatkan yang mati dalam hoegyeok, jenis makam, dan mayat dikuburkan di sisi peti mati ganda dan ditutup dengan lapisan campuran kapur yang benar-benar mengisolasi tubuh dari air dan udara

Readmore........>>>

Senin, 21 Juni 2010

Daftar Skuad Piala Dunia Timnas Korea Selatan

Pelatih Korea Selatan Huh Jong-moo memangkas skuad awal Piala Dunia 2010 menjadi 26 pemain. Siapa saja yang gagal lolos seleksi?
Tidak lama setelah menyudahi perlawanan Ekuador 2-0, Jong-moo ‘membuang’ empat pemain dari skuad bayangan Taeguk -julukan Korsel. Mereka adalah trio defender Kang Min-soo, Hwang Jae-won dan Cho Won-hee serta gelandang Kim Chi-woo.

 Korsel bakal kembali melakoni laga persahabatan melawan Jepang di Stadion Saitama, Senin (24/5/2010). Setelah itu, Park Ji-sung cs akan terbang ke Austria guna melakoni sesi latihan intensif.
Sesuai ketentuan FIFA, Jung-moo harus menyerahkan skuad akhir (23 pemain), 1 Juni 2010.
Skuad terbaru Korsel seperti dilansir Reuters, Senin (17/4/2010):

Kiper:  
Lee Woon-jae (Suwon),  
Kim Young-kwang (Ulsan),  
Jung Sung-ryong (Seongnam)

Belakang:  
Kwak Tae-hwi (Kyoto),  
Kim Dong-jin (Ulsan),  
Kim Hyung-il (Pohang),  
Oh Beom-seok (Ulsan),  
Lee Young-pyo (Al Hilal),  
Lee Jung-soo (Kashima Antlers),  
Hwang Jae-won (Pohang),
Cha Doo-ri (Freiburg),
Cho Yong-hyung (Jeju)

Tengah:  
Koo Ja-cheol (Jeju), 
Ki Sung-yong (Celtic), 
Kim Bo-kyung (Oita), 
Kim Nam-il (Tom Tomsk),
Shin Hung-min (Pohang), 
Kim Jae-sung (Pohang), 
Kim Jung-woo (Gwangju), 
Lee Chung-yong (Bolton), 
Park Ji-sung (Manchester United)

Depan:  
Park Ju-young (Monaco), 
Ahn Jung-hwan (Dalian Shide), 
Lee Seung-ryul (FC Seoul), 
Yeom Ki-hun (Suwon), 
Lee Keun-ho (Jubilo Iwata), 
Lee Dong-guk (Jeonbuk)


Readmore........>>>

TIMNAS Korea Selatan untuk Piala Dunia Dikawal Kiper Muslim [Lee Won Jee]


Korea Selatan adalah negara yang mewakili kawasan Asia Tenggara untuk bertanding di Piala Dunia 2010. Ternyata Timnas Korsel, dikawal oleh kiper muslim yang bernama Lee Won Jee. Posisi Lee Won Jee belum tergantikan sebagai kiper utama Timnas Korea Selatan hingga usaianya 37 tahun.

Dia menjadi satu dari dua pemain Piala Dunia Afrika Selatan 2010 yang ikut bermain pada Perang Dunia 1994 di Amerika Serikat. Sepanjang karirnya, dia telah memainkan lebih dari 194 pertandingan Internasional.
Lahir di Cheongju, dengan tinggi 182 cm, Lee dijuluki “Si Tangan Laba-Laba” atau “The Spider Hands” oleh para penggemarnya. Kemapuhannya mementahkan penalti pemain Spanyol pada perempat Final Piala Dunia 2002, mengantar Korsel pertama kalinya menuju babak semifinal. Gayanya yang tenang dengan sosok kekarnya, menjadikan gawang Korsel cukup sulit dibobol. 
Lee memulai debut sepak bolanya di Korean League, lewat klub Kyunghee University. Ia kemudian pindah ke klub Sangmu hingga dipanggil untuk wajib militer selama dua tahun.
Kembali ke sepak bola masuk Samsung Suwon hingga sekarang. Bersama Samsung, Lee tak kurang memainkan 264 pertandingan. Sejumlah penghargaan lewat klub maupun Timnas banyak dikoleksinya, terutama di kawasan lokal maupun Asia.
Won Jee sejak tahun 2004 menjadi seorang muslim seiring dengan perkembangan agama Islam di negeri Korsel. Ia pun tak pernah lupa untuk mngerjakan Sholat lima waktu.
Saat ini, Lee dan kawan-kawan bertekad sedikitnya menyamakan prestasi saat menjadi tuan rumah sebagai semi finalis. Untuk itu mereka harus melewati hadangan Argentina, Yunani, dan Nigeria pada babak penyisihan. Lee sendiri memiliki misi khusus untuk mencetak rekor terbanyak bermain untuk Timnas dan meberikan prestasi terbaik.


Readmore........>>>